
Daftar Isi
1. Tidur cukup dan teratur
2. Rutin berolahraga
3. Pola makan sehat
4. Melatih fokus dengan mindfulness
5. Mengurangi multitasking berlebihan
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Sering merasa mudah lupa, sulit fokus, atau cepat ‘
blank
‘ saat mengingat sesuatu? Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal
daya ingat
sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.
Kabar baiknya, menjaga memori tidak selalu harus dengan cara rumit. Sejumlah penelitian menunjukkan ada beberapa kebiasaan sederhana yang konsisten dikaitkan dengan fungsi ingatan yang lebih baik.
Berikut kebiasaan yang bisa membantu menjaga daya ingat tetap optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tidur cukup dan teratur
Tidur bukan sekadar istirahat, tapi bagian penting dari proses otak menyimpan informasi. Dalam dunia sains, ini dikenal sebagai
memory consolidation
, proses saat otak memindahkan informasi dari memori jangka pendek ke jangka panjang.
Mengutip jurnal dari
Neuron
, tidur berperan penting dalam memperkuat ingatan, tidur dapat membantu memori di berbagai tahap kehidupan.
2. Rutin berolahraga
Kalau harus memilih satu kebiasaan paling kuat dampaknya, olahraga termasuk yang paling banyak didukung penelitian.
Sebuah ulasan dalam
British Journal of Sports Medicine
, yang merangkum berbagai studi, menemukan bahwa olahraga efektif meningkatkan fungsi kognitif, termasuk memori dan kemampuan berpikir. Bahkan dalam jangka pendek, olahraga bisa membantu meningkatkan
long-term memory
.
Tak harus berat, aktivitas seperti jalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan yang dilakukan rutin sudah cukup memberi manfaat.
3. Pola makan sehat
Banyak orang mencari makanan tertentu untuk meningkatkan daya ingat. Padahal, penelitian justru menunjukkan yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan.
Salah satu yang paling sering dikaitkan dengan fungsi kognitif adalah pola makan ala Mediterania, yang kaya sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
Studi yang dipublikasikan oleh
Frontiers
menunjukkan, pola makan berkaitan dengan hasil yang lebih baik pada memori dan fungsi otak, termasuk melalui hubungan antara usus dan otak (
gut-brain axis
). Jadi, daripada fokus pada satu makanan super, menjaga pola makan yang seimbang justru lebih berdampak.
4. Melatih fokus dengan mindfulness
Mindfulness
atau latihan perhatian penuh juga mulai banyak diteliti dalam kaitannya dengan fungsi otak.
Sebuah penelitian bertajuk ‘Mindfulness Enhances Cognitive Functioning’, yang mencakup lebih dari 100 sampel menemukan bahwa
mindfulness
memberi efek kecil hingga sedang pada fungsi kognitif, termasuk perhatian dan memori.
Meski belum sekuat bukti pada tidur dan olahraga, kebiasaan ini bisa membantu meningkatkan fokus, yang pada akhirnya berpengaruh pada kemampuan mengingat.
5. Mengurangi multitasking berlebihan
Di era serba cepat, banyak orang terbiasa melakukan banyak hal sekaligus. Namun, kebiasaan ini justru bisa mengganggu proses pembentukan memori.
Perhatian yang terpecah membuat informasi tidak tersimpan dengan baik di otak. Karena itu, kebiasaan sederhana seperti mengurangi
multitasking
, memberi jeda saat bekerja, dan fokus pada satu hal dalam satu waktu bisa membantu memperbaiki kualitas ingatan.
Dari berbagai penelitian, satu hal yang konsisten terlihat bahwa tidak ada yang cara instan untuk meningkatkan daya ingat. Yang paling berpengaruh justru kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Tidur cukup, olahraga rutin, makan sehat, menjaga fokus, hingga memberi waktu istirahat bagi otak, semuanya bekerja bersama untuk menjaga fungsi memori. Daya ingat bukan hanya soal seberapa kuat otak bekerja, tapi juga bagaimana kita merawatnya setiap hari.
(anm/asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pemain Persib Masuk Daftar Sementara Skuad Irak di Piala Dunia 2026
Baca lagi: LPS Kembangkan IT BPR, Puteri Komarudin Dorong Koordinasi Diperkuat
Baca lagi: Demo Harkitnas di Sejumlah Titik Jakarta, 14 Ribu Aparat Diterjunkan



