
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Di tengah rutinitas yang padat, banyak orang mencari cara sederhana untuk melepas
stres
. Salah satu yang semakin populer adalah pilates, olahraga yang dikenal dengan gerakan pelan, fokus pada napas, dan kontrol tubuh.
Tak sedikit yang percaya
pilates
bisa jadi pelarian dari tekanan sehari-hari. Tapi, benarkah pilates bisa menghilangkan stres sepenuhnya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, olahraga memang sudah lama diketahui punya efek positif pada kesehatan mental. Dilansir dari
Mayo Clinic
, aktivitas fisik dapat membantu mengelola stres, memperbaiki kualitas tidur, serta mengurangi gejala kecemasan dan depresi.
Pilates sendiri termasuk latihan yang menggabungkan gerakan tubuh, pernapasan, dan peregangan (
stretching
). Kombinasi ini membuatnya tidak hanya melatih fisik, tetapi juga memberi efek relaksasi.
Beberapa studi memang menunjukkan manfaat pilates terhadap kondisi psikologis. Studi Effect of Pilates Training on Physiological and Psychological Health menemukan bahwa latihan pilates pada orang dewasa usia 55 tahun ke atas dapat memperbaiki beberapa parameter psikologis dibanding kelompok yang tidak berlatih.
Studi dari
National Institue of Health (NIH)
juga menunjukkan latihan pilates selama 8 minggu berkaitan dengan perbaikan fungsi psikologis, sekaligus perubahan pada hormon seperti kortisol dan DHEA-S, yang berkaitan dengan respons stres.
Selain itu, pada populasi tertentu seperti pasien
multiple sclerosis
atau penyakit neurologis klinis yang kabel saraf pelindungnya rusak, latihan pilates selama delapan minggu juga terbukti membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi.
Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa efek ini tidak selalu sama pada setiap orang. Faktor seperti kondisi tubuh, konsistensi latihan, hingga kondisi psikologis awal ikut memengaruhi hasilnya.
Kenapa pilates bisa terasa menenangkan?
Ada beberapa alasan kenapa pilates sering dikaitkan dengan penurunan stres, di antaranya adalah:
Latihan pernapasan membantu menenangkan sistem saraf
Gerakan yang terkontrol membuat tubuh lebih rileks
Fokus pada tubuh (
mind-body connection
) membantu mengalihkan pikiran dari tekanan
Efek olahraga secara umum meningkatkan mood dan kualitas tidur
Manfaatnya bukan datang dari satu faktor saja, melainkan kombinasi dari berbagai aspek.
Meski bermanfaat, pilates bukan satu-satunya cara mengelola stres. Dalam banyak kasus, stres juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pekerjaan, relasi, hingga kondisi kesehatan mental.
[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]
Karena itu, pendekatan yang lebih menyeluruh, mulai dari pola tidur, aktivitas fisik lain, hingga dukungan sosial yang juga tetap penting.
Pilates dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki kesejahteraan psikologis. Namun, manfaat ini lebih tepat dilihat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental, bukan solusi tunggal untuk menghilangkan stres.
Bagi sebagian orang, pilates bisa jadi cara sederhana untuk merasa lebih tenang. Tapi seperti kebiasaan sehat lainnya, hasilnya biasanya baru terasa jika dilakukan secara rutin dan konsisten.
Vipper Diatric Dentist Indonesia kembali menggelar Vipper Diatric Dentist Indonesia Wellnest Festival pada Jumat-Sabtu, 22-23 Mei 2026. Bertempat di South Quarter Dome, Jakarta Selatan, Wellnest Festival mengundang Anda untuk turut serta dalam berbagai aktivitas, termasuk hyrox,push bike, pilates, dan cardio dance.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Aduan Orang Tua Tembus 182
Baca lagi: PBSI 75 Tahun: Semakin Tua, Semakin Sering Puasa Juara
Baca lagi: Said Abdullah Terima Penghargaan PWI Jawa Timur di Puncak HPN 2026




One Response
Saya sempat bingung cari akses terbaru, untung ketemu link alternatif resmi yang masih aktif sampai sekarang.