
Daftar Isi
1. Jangan panik
2. Kenali dan catat gejala awal
3. Jangan jadi ‘dokter internet’
4. Jangan coba-coba makanan tanpa arahan dokter
5. Segera konsultasi ke dokter
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Melihat anak tiba-tiba ruam, muntah,
diare
, batuk, atau mengalami gejala lain setelah mengonsumsi
susu sapi
bisa membuat orang tua panik. Apalagi jika keluhan itu muncul berulang.
Dalam kondisi seperti ini, orang tua sering kali buru-buru mencari jawaban sendiri, mulai dari menghentikan susu, mengganti makanan, hingga mencari informasi dari internet. Padahal, langkah yang keliru bisa membuat anak terlambat mendapat penanganan yang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Medical and Scientific Affairs Director Sarihusada, Ray Wagiu Basrowi, mengatakan ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan orang tua saat mencurigai anak mengalami alergi susu sapi.
“Yang pertama tentu saja jangan panik, jangan stres, jangan marah-marah, jangan kaget-kaget,” kata Ray dalam acara jelang
World Allergy Week 2026
bersama Sarihusada, Jakarta, Kamis (11/6).
Menurut Ray, orang tua perlu tetap tenang agar bisa mengamati gejala anak dengan lebih jelas. Panik justru bisa membuat orang tua terburu-buru mengambil keputusan, termasuk mencoba berbagai makanan atau produk tanpa arahan dokter.
Berikut lima pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat anak diduga mengalami alergi susu sapi.
1. Jangan panik
Langkah pertama adalah menenangkan diri. Saat anak menunjukkan gejala yang mencurigakan, orang tua perlu melihat kondisinya dengan lebih jernih.
Perhatikan gejala yang muncul, kapan mulai terjadi, makanan atau minuman apa yang baru dikonsumsi, dan apakah keluhan pernah muncul sebelumnya.
2. Kenali dan catat gejala awal
Gejala alergi susu sapi bisa muncul di kulit, saluran cerna, atau saluran napas. Misalnya ruam, gatal, muntah, diare, kolik, konstipasi, batuk, pilek alergi, atau napas berbunyi.
Ray mengatakan orang tua dapat melakukan penyaringan awal terhadap gejala anak, lalu membawa catatan itu saat berkonsultasi.
“Kita hanya men-
screening
gejala awal, mencoba menilai gejala awalnya. Setelah gejalanya mulai muncul, itu untuk laporan ke dokter,” kata Ray.
3. Jangan jadi ‘dokter internet’
Mencari informasi dari internet boleh saja, tetapi jangan sampai orang tua mendiagnosis sendiri kondisi anak hanya berdasarkan bacaan atau pengalaman orang lain.
Ray mengingatkan, informasi di internet belum tentu sesuai dengan kondisi setiap anak. Karena itu, informasi dari internet sebaiknya dipakai sebagai pengetahuan awal, bukan dasar untuk mengganti makanan, menghentikan nutrisi, atau memberikan penanganan tertentu tanpa konsultasi.
4. Jangan coba-coba makanan tanpa arahan dokter
Ray mengatakan orang tua perlu memastikan sumber alergen atau pemicu alergi anak melalui pemeriksaan dokter, bukan sekadar coba-coba.
“Kalau sudah memastikan sumber alergennya apa, itu berdasarkan dokter atau hasil screening, jangan trial and error lagi,” kata Ray.
Menurutnya, kebiasaan mencoba berbagai makanan atau produk secara sembarangan dapat memperpanjang proses toleransi makanan pada anak dan meningkatkan risiko gangguan tumbuh.
5. Segera konsultasi ke dokter
Langkah paling aman adalah berkonsultasi dengan dokter, terutama jika gejala muncul berulang atau orang tua mulai mencurigai anak mengalami alergi susu sapi.
Dokter dapat membantu memastikan apakah keluhan anak benar berkaitan dengan alergi, menilai tingkat keparahan, serta menentukan kebutuhan nutrisi yang sesuai.
Alergi susu sapi pada anak memang bisa membuat orang tua khawatir. Pertolongan pertama yang tepat bukan dengan panik atau mencoba-coba sendiri, melainkan tetap tenang, mengenali gejala, mencatat pola keluhan, menghindari keputusan sepihak, dan segera berkonsultasi ke dokter.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]
Baca lagi: Operator Wacanakan Fitur Akumulasi Usai Kisruh Kuota Internet Hangus
Baca lagi: Klasemen Grup K usai Kolombia Hajar RD Kongo: Portugal Rawan
Baca lagi: PBSI Putuskan Ginting dan Ubed Tak Ikut Macau Open demi Kesehatan




17 Responses
disini saya menemukan begitu banyak pengalaman dari kedua artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/rice-2/ silahkan dicoba ya
terus berkembang ya , artikel dan pelayanan nya sangat baik dan positif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/7603-2/ ga akan ragu untuk baca kembali artikel ini
Rekomendasi utama buat siapa saja yang pengen nambah wawasan lewat artikel berkualitas http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foreseeing-kus-global-potential-through-the-reinventing-university-program2-5/ bisa menambah ilmu , Terimakasih
Artikel ini telah menetapkan standar yang sangat tinggi untuk ulasan di bidang ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/10sep2567-2/ dari kedua artikel ini saya rekomended banget
Ada lompatan besar dalam cara saya memandang isu ini setelah melahap habis artikel tersebut https://www.kufirst.center.ku.ac.th/kitchenoftheworld/ yang tadi nya masih minim soal apa isi dari artikel ini
Keberadaan artikel seperti ini membuat internet menjadi tempat yang jauh lebih berharga untuk dijelajahi https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9196-2/
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://atomon.ciao.jp/wp1/2016/05/24/%E3%82%B0%E3%83%AA%E3%83%83%E3%83%89%E3%82%B7%E3%82%B9%E3%83%86%E3%83%A0%E3%82%92%E4%BD%BF%E3%81%A3%E3%81%9F%E3%83%AC%E3%82%B9%E3%83%9D%E3%83%B3%E3%82%B7%E3%83%96%E3%83%AB%E3%83%87%E3%82%B6%E3%82%A4/ karena materi di sana cukup relevan.
Saya mendapatkan banyak manfaat dari artikel ini. Kalau ingin membaca lebih jauh, coba buka https://www.mixcloud.com/shermand0dge/.
Artikel ini adalah bukti nyata bahwa konten yang ditulis dengan hati akan sampai ke hati pembaca https://www.kufirst.center.ku.ac.th/antimicrobialcompoundspr/
Membaca artikel ini bikin wawasan saya langsung upgrading. Ilmunya mahal banget tapi dibagikan gratis. Terima kasih ya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/kjss/
Artikel ini ringkas tapi muatan ilmunya padat banget. Pas buat nambah wawasan. Terima kasih banyak atas ulasannya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-safety-management-course-2023/
Sebuah kontribusi ilmu yang sangat berharga bagi pembaca. Terima kasih banyak atas kebaikan Anda membagikan ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/04jul2564/
Artikel yang sangat bernilai tinggi. Terima kasih banyak atas ilmu, wawasan, dan inspirasi barunya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8725-3/kamu harus ciba baca artikel ini
Setiap paragrafnya mengandung gizi intelektual yang tinggi. Suka banget sama gaya ulasannya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/special-food-talks-2020-5/ bermanfaat maximal
Artikel ini gak cuma teori doang, tapi tipsnya bener-bener aplikatif dan bisa langsung saya praktikkan hari ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/fda/ jadi berguna banget artikel ini saya baca
Sangat menginspirasi dan memberikan peta jalan (roadmap) yang jelas untuk dicoba sendiri http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9856-2/
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai http://e-vote.pepper.jp/business/380.html yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.