
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Seorang wanita asal Inggris mengalami peristiwa yang sulit dipercaya. Setelah
cacing pita
sepanjang sekitar satu meter keluar dari tubuhnya saat buang air besar, ia didiagnosis mengidap
neurocysticercosis,
yakni
infeksi otak
akibat larva cacing pita babi atau
Taenia solium
.
Wanita 43 tahun bernama Lowri Denman itu awalnya mengira masalahnya telah selesai setelah cacing pita keluar dari tubuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sekitar setahun kemudian ia mulai mengalami sakit kepala hebat, kejang mendadak, hingga harus menjalani pemeriksaan CT scan dan MRI seperti yang dikutip dari
detikHealth
, Rabu (9/7).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada 38 parasit yang bersarang di otaknya. Dokter spesialis penyakit menular yang menanganinya menduga Lowri kemungkinan terpapar telur cacing pita saat berlibur ke India melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Kondisinya sempat memburuk akibat pembengkakan otak di sekitar parasit. Selain kejang dan sakit kepala, Lowri juga mengalami gangguan kesehatan mental berupa kecemasan berat, paranoia, psikosis, hingga perubahan perilaku seperti anak kecil.
Lantas, bagaimana cacing pita bisa sampai ke otak?
Melansir
World Health Organization (WHO)
, neurocysticercosis tidak terjadi karena seseorang memakan daging babi yang mengandung larva cacing pita.
Infeksi justru terjadi ketika seseorang tanpa sengaja menelan telur cacing pita Taenia solium melalui makanan, minuman, atau tangan yang terkontaminasi tinja manusia yang mengandung telur cacing.
Setelah masuk ke saluran pencernaan, telur akan menetas di usus. Larva kemudian menembus dinding usus, masuk ke aliran darah, dan dapat menyebar ke berbagai organ, termasuk otak.
Di dalam otak, larva membentuk kista yang bisa bertahan selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan keluhan. Masalah biasanya muncul ketika kista mulai mati atau memicu peradangan sehingga sistem kekebalan tubuh bereaksi.
Mengapa bisa menyebabkan kejang hingga psikosis?
Gejala neurocysticercosis bergantung pada jumlah kista, ukuran, lokasi di otak, serta respons imun masing-masing orang.
Mengutip studi dari
The Lancet Neurology
, kondisi ini merupakan salah satu penyebab paling umum epilepsi yang didapat (acquired epilepsy) di banyak negara berkembang.
Gejala yang paling sering muncul meliputi kejang, sakit kepala hebat, peningkatan tekanan di dalam otak, gangguan penglihatan, hingga gangguan keseimbangan.
Pada sebagian pasien, terutama bila terjadi pembengkakan otak atau kista berada di area tertentu, dapat muncul gangguan kejiwaan seperti perubahan kepribadian, kecemasan, depresi, halusinasi, hingga psikosis.
Menurut para peneliti, gangguan tersebut terjadi akibat kombinasi peradangan pada jaringan otak, peningkatan tekanan di dalam kepala, serta terganggunya fungsi area otak yang terdampak kista.
WHO menyebut neurocysticercosis sebenarnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan makanan dan minuman, mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet, serta memastikan sanitasi lingkungan tetap baik.
Selain itu, daging juga perlu dimasak hingga benar-benar matang untuk mencegah infeksi cacing pita. Meski demikian, perlu diingat bahwa neurocysticercosis sendiri lebih sering terjadi akibat tertelannya telur cacing dari lingkungan yang terkontaminasi, bukan karena mengonsumsi daging babi yang kurang matang.
Karena itu, kebersihan diri dan keamanan pangan menjadi langkah penting untuk menurunkan risiko penyakit yang dalam kasus tertentu dapat menimbulkan gangguan saraf hingga perubahan perilaku seperti yang dialami Lowri.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]
Baca lagi: Momen Peti Khamenei Tiba di Najaf, Disambut Haru Warga Irak
Baca lagi: Fenomena Aphelion 2026, Buat Cuaca Lebih Dingin?
Baca lagi: Ransomware Makin Canggih, Dijalankan AI Tanpa Campur Tangan Manusia




18 Responses
Artikel ini memancarkan wibawa intelektual yang kuat, memaksa pembaca melakukan kontemplasi kritis yang mendalam dan bermartabat https://magic.ly/erpeeee/DOSEN-SERU-DARI-UI
Penulis secara metodis mampu mengurai kompleksitas sistemik menjadi elemen-elemen analisis yang sangat ramah pengguna https://forums.somethingawful.com/showthread.php?threadid=3580415&pagenumber=1
Sebuah eksperimen pemikiran yang dieksekusi dengan standar metodologi penulisan esai ilmiah yang sangat ketat dan disiplin https://www.cccb.ca/media-release/installation-of-archbishop-elect-richard-smith-in-edmonton/
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://kldp.org/comment/264988, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Sebuah sumbangsih pemikiran yang sangat prestisius, layak mendapatkan rekognisi luas dan dijadikan rujukan utama dalam diskusi formal https://crookedtimber.org/page/762/?p=mozabrik
Artikel ini berhasil mempertahankan stabilitas kualitas materi secara konsisten dari paragraf pembuka hingga kalimat penutup https://crookedtimber.org/page/761/?ref=SexShopu.Com
Sebuah panduan yang sangat memangkas durasi riset internal berkat konseptualisasi masalah yang padat dan terarah. https://crookedtimber.org/page/762/?source=user_profile—————————-
Ulasan solutif dalam tulisan ini disusun dengan tetap mengutamakan kepatuhan terhadap regulasi dan etika profesional. https://crookedtimber.org/2004/05/page/2/
Artikel ini memberikan banyak wawasan baru bagi saya. Referensi lainnya dapat ditemukan di https://www.zeit.de/lebensart/mode/2013-02/vorschau-fashion-week-winter-2013.
Penulis memiliki kapabilitas retorika yang sangat elegan, mampu menyuarakan gagasan kritis tanpa menanggalkan etika ilmiah. https://crookedtimber.org/page/762/?p=mbswdvps
Artikel ini berhasil merumuskan formulasi taktis yang menguntungkan dari segi efisiensi dan optimalisasi alokasi sumber daya. https://teknokrat.ac.id/tips-waktu-yang-tepat-untuk-belajar/
Penulis memberikan bekal konseptual yang sangat tangguh untuk menavigasi ketidakpastian di tengah pergeseran tren global. https://coursework.uma.ac.id/index.php/arsitek/article/view/678
Tulisan ini berhasil mengurai benang kusut skeptisisme publik dengan menyodorkan komparasi empiris yang sangat adil sekaligus menohok sanubari pembaca https://sweet-relief-cbd-gummies-uk-sc-eba1e2.webflow.io/
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=303873 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://kldp.org/node/63308 ini juga sangat direkomendasikan.
Sebuah tulisan yang sangat tajam, adaptif terhadap perubahan, dan memberikan panduan taktis yang sangat relevan dengan kebutuhan zaman https://caramellaapp.com/jack2004/PmBmOVvAd/keto-gmy-gummies
Keberhasilan Anda merangkum poin-poin krusial dalam format yang sangat ramah pembaca membuat artikel ini sangat nyaman dijadikan rujukan harian https://www.dibiz.com/harisypente
Penulis memiliki kemampuan langka dalam memilih diksi yang estetis tanpa sedikit pun mengurangi ketajaman analisis ilmiah yang disampaikan https://www.dibiz.com/yowabi5317