Jangan Lagi Taruh Dompet di Saku Belakang, Ini Dampaknya pada Tubuh

Daftar Isi

1. Mengubah posisi tubuh

2. Memicu nyeri hingga menjalar ke kaki

3. Mengiritasi saraf skiatik

Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia

Banyak pria terbiasa menaruh dompetnya di saku belakang celana karena dirasa lebih praktis dan mudah diambil saat diperlukan.

Namun tak jarang,

kebiasaan

ini terbawa saat beraktivitas.

Dompet

tetap terselip di saku belakang ketika menyetir, duduk bekerja di kantor, makan siang, atau sekadar bersantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekilas tidak ada masalah dengan kebiasaan ini. Sayangnya, menduduki dompet berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan otot hingga memicu nyeri pada punggung dan pinggul.

Ketahui beberapa dampak pada tubuh ketika menyimpan dompet di saku belakang.

1. Mengubah posisi tubuh

Melansir laman

Neuro & Spine Consultants

, dompet atau benda tebal lain di saku belakang perlahan dapat mengubah posisi duduk. Ketika salah satu sisi pantat menjadi lebih tinggi karena terganjal dompet, tubuh tidak lagi berada dalam posisi yang seimbang.

Perubahan kecil tersebut membuat panggul, tulang belakang bagian bawah, hingga leher harus menyesuaikan posisi agar tubuh tetap tegak.

Meskipun tampak sepele, perubahan postur yang terus terjadi setiap hari dapat memberi tekanan ekstra pada otot dan sendi. Akibatnya, mulai muncul keluhan pegal, kaku, atau nyeri setelah duduk dalam waktu lama.

2. Memicu nyeri hingga menjalar ke kaki

Ditambahkan dari

Men’s Journal

,

duduk di atas dompet memicu reaksi berantai pada tubuh. Sebab, salah satu sisi tubuh menjadi lebih tinggi, panggul ikut miring.

Tulang belakang bagian bawah kemudian ikut melengkung untuk menyesuaikan posisi tersebut, sementara tulang belakang bagian tengah membentuk lengkungan ke arah berlawanan agar kepala dan mata tetap sejajar.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mengganggu stabilitas postur, membuat otot lebih cepat lelah, serta meningkatkan tekanan pada sendi panggul dan punggung bawah.

3. Mengiritasi saraf skiatik

Dompet yang tebal dapat menekan otot piriformis maupun saraf skiatik. Saraf skiatik sendiri adalah saraf terpanjang dan terbesar di tubuh yang membentang dari punggung bawah, melewati bokong, hingga ke kaki.

Tekanan yang berlangsung terus-menerus berpotensi menyebabkan iritasi pada saraf ini. Gejalanya dapat berupa nyeri pada bokong yang menjalar hingga paha atau betis, sensasi kesemutan, bahkan rasa kebas pada sebagian kaki.

Agar terhindar dari risiko buruk pada tubuh, maka mulai sekarang ubah kebiasaan tersebut.

Jika memang harus menaruh dompet di saku celana, keluarkan terlebih dulu sebelum duduk, terutama jika harus bekerja, menyetir, atau bepergian dalam waktu lama. Tujuannya agar posisi bokong dan tulang belakang tetap simetris.

(fef)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]

Baca lagi: Pabrik Sepatu di China Kebakaran Tewaskan 28 Orang, Xi Jinping Marah

Baca lagi: Komdigi Targetkan RI Punya Kecepatan Internet 100 Mbps 2 Tahun Lagi

Baca lagi: HP Android Bisa Deteksi Telepon Palsu dari Scammer, Ini Caranya

10 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: