Hasil CKG Ungkap Banyak Anak Kena Darah Tinggi, Ini Penyebabnya

Daftar Isi

CKG anak tunjukkan darah tinggi

Penyebab hipertensi pada anak

Hipertensi primer

Hipertensi sekunder

Gejala hipertensi pediatrik

Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mengungkap hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak. CKG anak menunjukkan kasus

darah tinggi

sebanyak 663 ribu dari 4,8 juta anak yang diskrining.

Berdasar data Kementerian Kesehatan per 1 Januari hingga 3 Mei 2026, sebanyak 4,8 juta anak dari 48 ribu sekolah telah menjalani skrining program CKG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang cukup mengejutkan, ratusan ribu anak ditemukan mengalami peningkatan tekanan darah.

CKG anak tunjukkan darah tinggi

Kepala Bakom M. Qodari menjelaskan hasil CKG menunjukkan tiga penyakit yang mendominasi anak usia sekolah yakni, darah tinggi, gigi berlubang, dan penumpukan kotoran di telinga.

“Sebanyak 22,1 persen atau 663 ribu anak mengalami peningkatan tekanan darah,” kata Qodari dalam konferensi pers di kantor Bakom, Jakarta, Rabu (6/5).

Peningkatan tekanan darah dapat mengarah pada penyakit hipertensi. Melansir dari

Cleveland Clinic

, tekanan darah tinggi pada anak-anak dan remaja disebut hipertensi pediatrik.

Sekitar 1 dari 25 anak usia 12-19 tahun mengalami hipertensi. Seiring berjalan waktu, tekanan darah tinggi bisa merusak organ anak sebab aliran darah bermasalah.

Penyebab hipertensi pada anak

Secara umum tipe hipertensi pediatrik ada dua yakni, hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi primer

Kondisi tekanan darah tinggi tidak punya penyebab pasti atau bisa juga disebut hipertensi idiopatik. Tipe tekanan darah tinggi umum dialami anak-anak.

Karakteristiknya meliputi, usia 6 tahun ke atas, ada riwayat keluarga dengan hipertensi, dan kelebihan berat badan (IMT lebih dari 25) atau obesitas (IMT lebih dari 30).

Hipertensi sekunder

Ada kondisi kesehatan tertentu yang memicu hipertensi. Umumnya hipertensi pada anak dipicu penyakit ginjal dan penyakit renovaskular (penyempitan arteri ke ginjal).

Selain itu, terdapat kondisi jantung bawaan, ketidakseimbangan hormon, sleep apnea, konsumsi obat tertentu, mutasi genetik, dan kondisi lingkungan termasuk paparan timbal, kadmium, merkuri, dan ftalat.

Gejala hipertensi pediatrik

Hasil CKG anak dengan darah tinggi tentu memicu kekhawatiran orang tua. Seperti pada orang dewasa, hipertensi umumnya tidak menunjukkan gejala. Namun ada beberapa tanda hipertensi harus segera diberi pertolongan medis yakni,

sakit kepala,

kejang,

muntah,

nyeri dada,

palpitasi atau detak jantung cepat, dan

napas pendek.

(els)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]

Baca lagi: Hasil Sprint Race F1 GP China: Russell Kalahkan Duo Ferrari

Baca lagi: Pelaku Bullying di Sekolah Singapura Bisa Dihukum Cambuk

Baca lagi: Leading Women 2026: Dedikasi Jaksa Olivia Lindungi WNI di Tailan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: