
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Menyesap
kopi
di pagi hari sudah menjadi rutinitas banyak orang Indonesia. Bahkan, tak sedikit yang menambah satu gelas lagi setelah makan siang agar tetap fokus bekerja.
Kabar baiknya,
kebiasaan
tersebut umumnya masih tergolong aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Namun, waktu minum kopinya juga perlu lebih diperhatikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika terlalu sore, kafein justru bisa mengganggu kualitas tidur hingga berdampak pada kesehatan jantung.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sekaligus peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Rony Marethianto Santoso, mengatakan kopi masih boleh dikonsumsi setiap hari, asalkan tidak berlebihan dan diminum pada waktu yang tepat.
“Ada satu jurnal yang menarik ngomong soal kafein. Dia bilang kafein itu kalau di bawah 50 miligram satu hari itu masih aman, which is sebetulnya sekitar dua gelas. Tapi studi tersebut memang mengajarkan bahwa kopi itu diminum sebelum jam 2 siang supaya tidak mengganggu irama jantung dan juga kualitas tidur,” kata Rony dalam Media Gathering bersama Primaya Hospital Tangerang di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Selasa (14/7).
Melansir studi dari Sleep Medicine Reviews, satu cangkir kopi standar yang mengandung sekitar 107 miligram kafein sebaiknya diminum setidaknya 8,8 jam sebelum waktu tidur agar tidak mengurangi durasi tidur.
Ini berarti bila seseorang biasa tidur sekitar pukul 23.00, waktu ideal untuk menghabiskan secangkir kopi adalah sebelum sekitar pukul 14.00. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa konsumsi kafein dapat:
mengurangi durasi tidur sekitar 45 menit,
membuat seseorang membutuhkan waktu sekitar 9 menit lebih lama untuk tertidur,
serta mengurangi kualitas tidur nyenyak (
deep sleep
).
Bukan kopinya yang bermasalah
Menurut Rony, yang sering menjadi persoalan justru bukan kopi itu sendiri, melainkan berbagai tambahan yang dicampurkan ke dalamnya.
“Yang jadi masalah bukan dari kopinya, tapi additional komponen yang kita tambahkan ke kopinya. Kopinya sedikit, krimernya banyak, pakai foam,” ujarnya.
Ia menilai kopi hitam tanpa tambahan gula atau krimer berlebihan merupakan pilihan yang lebih baik dibanding minuman kopi kekinian yang mengandung banyak gula, sirup, whipped cream, atau krimer tinggi lemak.
Saat ditanya mengenai latte, Rony menyebut minuman tersebut memang kurang ideal bila menggunakan susu tinggi lemak. Namun, ia menambahkan kini sudah banyak pilihan yang lebih sehat.
“Kalau di luar negeri, bagi orang-orang yang bermasalah, dia pakai susu yang lain. Ada yang pakai oat milk, ada yang pakai susu low fat,” jelasnya.
Rony menjelaskan kafein bekerja sebagai zat yang merangsang sistem saraf simpatis sehingga membuat tubuh menjadi lebih terjaga dan fokus.
“Karena kafein itu sympathomimetic, jadi meningkatkan efek saraf simpatis, sehingga kita jadi lebih aware,” ujarnya.
Karena efek tersebut, ia menyarankan kopi dikonsumsi pada pagi hari atau setelah makan siang, bukan menjelang malam ketika tubuh mulai bersiap untuk beristirahat.
(anm/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]
Baca lagi: Sinopsis Quantum of Solace, Bioskop Trans TV 16 Juli 2026
Baca lagi: Wakil Bahlil Bantah Antrean Mengular di SPBU Gara-gara BBM Langka
Baca lagi: Incar Bab Al Mandab, Iran Ancam ‘Cekik’ Dunia jika AS Terus Menyerang




5 Responses
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=291485 di situ lengkap juga.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/271026 deh, lengkap parah!
Ulasan yang luar biasa, terima kasih penulis! Sekadar berbagi, materi pendukung yang relevan dengan ini juga bisa dilihat di http://wells-status.gsu.edu/2012/09/compellent-wont-shutdown.html.
Sangat setuju dengan kesimpulan di artikel ini. Untuk bahan bacaan pendukung yang tak kalah informatif, silakan cek https://www.bandsintown.com/de/a/1006088-jon-wayne-and-the-pain.
Ulasannya sangat rapi dan penyampaian materinya terstruktur dengan baik. Menarik sekali! Untuk yang mencari pelengkap pembahasan ini, silakan kunjungi https://www.dibiz.com/permahealthketogummiescanadalossweight