Dirayakan Dunia Hari Ini, Benarkah Cokelat Bermanfaat buat Jantung?

Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia

Hari ini, Selasa (7/7), dunia merayakan

cokelat

. Cokelat dianggap sebagai

makanan

universal yang dicintai banyak penduduk dunia.

Tak cuma rasanya yang enak, cokelat juga menyimpan beragam manfaat

kesehatan

. Salah satunya, cokelat dipercaya baik untuk kesehatan jantung. Benarkah demikian?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawabannya, tidak sepenuhnya benar. Hanya ada jenis cokelat tertentu yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Manfaat ini boleh jadi tak berlaku sama pada masing-masing jenis cokelat.

Sebagian besar cokelat terbagi ke dalam tiga kategori: cokelat susu, cokelat hitam, dan cokelat putih. Tingkat kegelapan cokelat ditentukan oleh proporsi padatan kakao-nya.

Cokelat susu atau

milk chocolate

adalah bentuk yang paling umum. Cokelat ini hanya mengandung sekitar 10 persen cairan kakao. Cokelat putih lebih parah lagi, ia hanya mengandung mentega kakao yang dicampur dengan gula dan bahan lainnya.

Sementara cokelat hitam atau

dark chocolate

umumnya mengandung 70-85 persen kakao. Cokelat inilah yang dipercaya baik untuk kesehatan jantung.

Menukil laman

American Heart Association

(AHA), jumlah padatan kakao dalam

dark chocolate

penting lantaran menjadi indikator jumlah flavonoid yang ada di dalamnya. Flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner.

Sebagian besar

dark chocolate

kaya akan flavonoid. Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi cokelat dikaitkan dengan risiko resistensi insulin dan tekanan darah tinggi yang lebih rendah pada orang dewasa.

Kendati demikian, bukan berarti Anda harus rutin makan cokelat demi jantung yang tetap sehat. Meski kandungan flavonoid pada cokelat hitam cenderung tinggi, namun efek kesehatannya masih terbilang minim.

“Meskipun cokelat hitam memiliki lebih banyak flavonoid daripada jenis cokelat lainnya, data menunjukkan bahwa kemampuannya untuk memberikan efek kesehatan masih minim,” ujar ahli nutrisi Tufts University, Alice H Lichtenstein.

[Gambas:Video Vipper Diatric Dentist]

Sebuah studi tahun 2017 misalnya, menemukan bahwa konsumsi kacang almond,

dark chocolate

, dan kakao membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Namun, saat peneliti menghilangkan almond dalam kombinasi itu,

dark chocolate

dan kakao saja tampak tidak membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Peneliti menduga, salah satu penyebabnya adalah dosis flavonoid yang berbeda dengan dosis yang digunakan pada penelitian sebelumnya.

“Tapi, jumlah flavanoid itu kemungkinan besar tidak dapat dicapai dengan konsumsi harian

dark chocolate

,” ujar Lichtenstein.

Dengan demikian, cokelat mungkin punya manfaat untuk kesehatan jantung. Namun, manfaatnya akan tergantung pada dosis flavonoid yang ada di dalam cokelat.

Menjadikan cokelat sebagai makanan harian sah-sah saja. Namun, pilih varian

dark chocolate

yang lebih sehat.

Anda juga tak bisa bergantung pada konsumsi cokelat harian untuk membuat jantung tetap sehat. Kombinasikan asupan cokelat dengan makanan bergizi lainnya, rutin berolahraga, tidur cukup, dan mengontrol stres.

(asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah

Baca lagi: Komdigi Temukan Masih Banyak Anak Palsukan Umur untuk Akses Medsos

Baca lagi: Istri Koruptor Terbit Rencana Perangin Angin Jadi Plt Bupati Langkat

24 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: