
Daftar Isi
Tanda anak punya kesehatan mental yang baik
1. Menunjukkan kasih sayang
2. Tangguh dalam menghadapi kesulitan
3. Rasa ingin tahu terhadap sekitar
4. Rutin bermain bersama orang tua atau teman
5. Siklus tidur sesuai usia
6. Mampu menyelesaikan tugas
7. Mampu mengatur diri sendiri
Jakarta, Vipper Diatric Dentist Indonesia
—
Anak
yang memiliki kesehatan fisik yang baik belum tentu kesehatan mentalnya juga demikian. Namun jika orang tua menemukan tanda-tanda ini, berarti anak memiliki
kesehatan mental
yang baik.
Kesehatan mental semakin disadari jadi hal penting yang perlu diperhatikan. Tak hanya pada orang dewasa tapi juga anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang tua disarankan untuk menaruh perhatian lebih pada kesehatan mental anak sebab ini jadi salah satu elemen penting dalam kesuksesan anak.
Tanda anak punya kesehatan mental yang baik
Menghimpun informasi dari berbagai sumber, anak dengan kesehatan mental yang baik akan menunjukkan beberapa tanda berikut.
1. Menunjukkan kasih sayang
Survei CDC menunjukkan sebagian besar anak 3-5 tahun mampu menunjukkan kasih sayang pada teman sebaya, saudara kandung, dan orang tua.
Tidak semua anak mampu menunjukkan kasih sayang secara alami seperti yang diharapkan orang tua. Namun orang tua dapat menumbuhkan sikap penuh kasih sejak dini dengan memberikan contoh.
2. Tangguh dalam menghadapi kesulitan
Ketangguhan anak jadi indikator penting bagi perkembangan kesehatan mental yang positif.
Menurut sebuah survei, anak yang tidak memiliki masalah emosional, perilaku, atau perkembangan yang perlu perawatan atau konseling biasanya mampu tenang dalam situasi yang menantang.
Anak yang kurang mengembangkan ketangguhan bisa lebih sering mengamuk (tantrum), menangis, atau menunjukkan kehilangan kendali diri saat menghadapi kesulitan.
3. Rasa ingin tahu terhadap sekitar
Rasa ingin tahu mendorong anak mengeksplorasi hal sekitar. Anak-anak pun mencari pengalaman sehingga kapasitas emosional mereka berkembang.
Saat anak secara konsisten tidak atau kurang menunjukkan minat untuk mempelajari hal baru mungkin orang tua perlu berkonsultasi pada tenaga profesional.
4. Rutin bermain bersama orang tua atau teman
Bermain dan berinteraksi jadi hal mendasar bagi perkembangan otak anak dan kesejahteraan mental mereka. Riset membuktikan bermain dapat melindungi anak dari dampak stres dan bisa jadi sarana pelepasan stres bagi orang tua.
Penelitian lain menunjukkan orang tua tidak harus selalu terlibat dalam waktu bermain anak. Mereka juga perlu waktu bermain mandiri tanpa pengawasan.
Pengawasan atau pembatasan berlebihan malah berdampak negatif bagi perkembangan anak.
5. Siklus tidur sesuai usia
Pola tidur yang tidak normal jadi perhatian di segala usia termasuk anak-anak.
Anak usia 6-12 tahun sebaiknya tidur selama 9-12 jam setiap malam, sedangkan remaja sebaiknya 8-10 jam.
Kurang tidur bisa menjadi tanda masalah pada pola pikir berulang yang mengganggu atau kecemasan. Namun sulit tidur tidak selalu berkaitan dengan masalah kesehatan mental.
6. Mampu menyelesaikan tugas
Tanda anak punya kesehatan mental yang baik salah satunya mampu menyelesaikan tugas. Sebagian anak yang mengalami masalah kesehatan mental biasanya kurang mampu menyelesaikan tugas.
Anak sulit mengikuti daftar tugas di sekolah, sulit menyelesaikan tanggung jawab di rumah, atau kesulitan menuntaskan baca buku.
7. Mampu mengatur diri sendiri
Anak yang sehat secara mental mampu mengelola perilaku, emosi, an pikiran mereka. Dengan kata lain, anak mampu mengatur diri sendiri. Ketrampilan ini umumnya dimiliki anak usia 3-7 tahun.
Anak pun dapat diarahkan oleh sistem pendukung (
support system
) yang terpercaya untuk beralih dari pikiran yang tidak sehat ke yang sehat.
(els)
Baca lagi: FOTO: Menyingkap Tabir Lukisan Tertua Dunia di Pulau Muna Sulawesi
Baca lagi: Xpeng Resmikan Dealer 3S di Semarang
Baca lagi: Kata KUA Pesanggrahan soal Pernikahan Dikta dan Rachel Cia



